Setiap
penghujung matahari terbenam, ketika langit mulai berganti warna menjadi hitam,
sekumpulan anak muda mulai berkumpul dibeberapa sudut komplek perkantoran Pemda
Aceh Tamiang. Umur mereka rata-rata masih belasan tahun. Terlihat dari lapisan
lemak yang dimiliki, masih kurus yang menandakan mereka masih dalam masa
pertumbuhan. Kebanyakan dari mereka bergerombolan dengan senjata andalannya
sepeda motor. Satu gerombolan terkadang ada gadis muda yang dikelilingi oleh
teman-teman laki-lakinya. Memang tidak seru rasanya jika nongkrong tanpa
perempuan. Jika waktu sudah menunjukan sekitar jam 22.00, beberapa pemuda mulai
unjuk gigi dengan mengeber kendaraannya. Pada akhirnya aksi lomba balap kecil-kecilan
kerap terjadi ditempat ini.
Saturday, September 14, 2019
Tuesday, July 16, 2019
Membangun Perekonomian Aceh Tamiang
Sumber: steemit.com
Beberapa
bulan yang lalu, Masyarakat Aceh Tamiang baru saja merayakan hari jadinya 17.
Tepat pada tanggal 10 April, 17 tahun lalu berdasarkan Undang Undang Republik
Indonesia No 04 Tahun 2002 daerah ini resmi berdiri. Harapan percepatan
pembangunan dan pemerataan kesejahteraan menjadi asa bagi penduduk Aceh Tamiang
dengan berdirinya Kabupaten Aceh Tamiang.
Kekayaan
alam seperti minyak bumi dan hasil perkebunan menjadi motor utama perekonomian
Kabupaten Aceh Tamiang. Aceh Tamiang patut berbangga mengingat tidak semua
wilayah Aceh memiliki titik-titik minyak bumi, bahkan jumlah perusahaan
perkebunan kelapa sawit di daerah ini juga yang terbanyak di wilayah Provinsi
Aceh. Tidak hanya perusahaan, beberapa perusahaan perkebunan juga sudah
memiliki perusahaan pengolahaan sawit sendiri, sebut saja PKS Seumentok, PKS
Socfind, PKS Parasawita, PKS Mopoli Raya dan masih banyak lagi pabrik lainnya.
Saturday, July 13, 2019
Menebak Arah Pembangunan Jokowi Di Periode Dua
Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia,
Jokowi sangat getol menggenjot pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan tol
menjadi proyek andalan yang digenjot dibeberapa daerah dan tersebar diseluruh
Indonesia. Sedangkan untuk Provinsi Papua, pemerintah sangat fokus untuk
menyelesaikan jalan trans papua yang sudah mulai dirintis era Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono.
Menyambut penetapan pemenang kontestasi pemilihan
presiden yang dimenangkan kembali oleh Jokowi dan KH Ma’Ruf Amin oleh KPU, layak dinanti program-program
apa saja yang akan dijalankan Presiden Jokowi dengan pasangan barunya. Apakah
pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan seglamor pada periode kedua?
Sidang Kabinet Paripurna pada penghujung tahun 2018 bisa menjadi informasi awal kemana fokus
pembangunan yang akan dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi di periode kedua.
Tuesday, April 9, 2019
Permasalahan Kependudukan Indonesia
Sumber gambar: ekspektasia.com
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia. Selain itu, jumlah penduduk Indonesia menempati rangking ke 4 terbesar di Dunia setelah China, India dan Amerika Serikat. Letak geografis berupa kepulauan dan banyaknya jumlah penduduk membuat banyak permasalahan yang timbul perihal kependudukan. Permasalahan kependudukan di Indonesia antara lain:
Friday, March 15, 2019
Istimewa, Pemukiman Di Bantaran Sungai Kali Code Yogyakarta
Lingkungan di bantaran sungai kali code Yogyakarta secara umum cukup spesial. Seluruh penduduk disepanjang aliran sungai sangat menjunjung tinggi kebersihan, hal ini terlihat dari bersihnya sungai code dari sampah. Meskipun lahan yang digunakan masih dipertanyakan kepemilikannya, namun ini adalah salah satu pemenuhan hak masyarakat untuk tinggal di pusat perkotaan. Hak untuk mudah mengakses fasilitas yang ada di Yogyakarta.
Monday, March 4, 2019
Sejarah Penduduk Indonesia Menetap Di Malaysia (Tungku Shamsul Bahrin)
1. Pendahuluan
Hasil Sensus Penduduk tahun 1947 menjelaskan bahwa 309.150
orang Indonesia menetap di Malaysia. Sekitar 60 persen merupakan Suku Jawa,
sisanya berasal dari Banjarmasin (Banjar), Makasar (Bugis), Sumatra
(Minangkabau, Korinchi, Mandailing, Aceh dan Palembang), dan Pulau Bawean.
Sunday, March 3, 2019
Kumpulan Literatur Review Migrasi
Sumber Gambar: http://genggaminternet.com
Faktor yang Mendorong Migrasi
Monanisa
dkk (2011) meneliti karakteristik para migran yang masuk ke Kabupaten OKU
Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas para migran memiliki
motivasi bermigrasi ke Kabupaten OKU Selatan karena pekerjaan dan
pendapatan. Kebanyakan para migran
berharap mendapatkan pekerjaan atau mendapatakan pendapatan yang lebih besar
dari daerah asal. Penelitian tersebut memberikan informasi bahwa daerah otonom
baru dianggap memiliki peluang lapangan pekerjaan yang lebih luas dan
pendapatan yang lebih besar ketimbang daerah otonom lama. Pembangunan dan
lowongan pekerjaan di pemerintahan maupun swasta dan BUMN menjadi asumsi bagi
para migran bahwa daerah otonom yang baru mekar memiliki kesempatan yang lebih
baik daripada darah asal.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Olahraga dan Pembangunan Manusia Kabupaten Aceh Tamiang
Setiap
penghujung matahari terbenam, ketika langit mulai berganti warna menjadi hitam,
sekumpulan anak muda mulai berkumpul dibeberapa sudut komplek perkantoran Pemda
Aceh Tamiang. Umur mereka rata-rata masih belasan tahun. Terlihat dari lapisan
lemak yang dimiliki, masih kurus yang menandakan mereka masih dalam masa
pertumbuhan. Kebanyakan dari mereka bergerombolan dengan senjata andalannya
sepeda motor. Satu gerombolan terkadang ada gadis muda yang dikelilingi oleh
teman-teman laki-lakinya. Memang tidak seru rasanya jika nongkrong tanpa
perempuan. Jika waktu sudah menunjukan sekitar jam 22.00, beberapa pemuda mulai
unjuk gigi dengan mengeber kendaraannya. Pada akhirnya aksi lomba balap kecil-kecilan
kerap terjadi ditempat ini.
Membangun Perekonomian Aceh Tamiang
Sumber: steemit.com
Beberapa
bulan yang lalu, Masyarakat Aceh Tamiang baru saja merayakan hari jadinya 17.
Tepat pada tanggal 10 April, 17 tahun lalu berdasarkan Undang Undang Republik
Indonesia No 04 Tahun 2002 daerah ini resmi berdiri. Harapan percepatan
pembangunan dan pemerataan kesejahteraan menjadi asa bagi penduduk Aceh Tamiang
dengan berdirinya Kabupaten Aceh Tamiang.
Kekayaan
alam seperti minyak bumi dan hasil perkebunan menjadi motor utama perekonomian
Kabupaten Aceh Tamiang. Aceh Tamiang patut berbangga mengingat tidak semua
wilayah Aceh memiliki titik-titik minyak bumi, bahkan jumlah perusahaan
perkebunan kelapa sawit di daerah ini juga yang terbanyak di wilayah Provinsi
Aceh. Tidak hanya perusahaan, beberapa perusahaan perkebunan juga sudah
memiliki perusahaan pengolahaan sawit sendiri, sebut saja PKS Seumentok, PKS
Socfind, PKS Parasawita, PKS Mopoli Raya dan masih banyak lagi pabrik lainnya.
Menebak Arah Pembangunan Jokowi Di Periode Dua
Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia,
Jokowi sangat getol menggenjot pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan tol
menjadi proyek andalan yang digenjot dibeberapa daerah dan tersebar diseluruh
Indonesia. Sedangkan untuk Provinsi Papua, pemerintah sangat fokus untuk
menyelesaikan jalan trans papua yang sudah mulai dirintis era Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono.
Menyambut penetapan pemenang kontestasi pemilihan
presiden yang dimenangkan kembali oleh Jokowi dan KH Ma’Ruf Amin oleh KPU, layak dinanti program-program
apa saja yang akan dijalankan Presiden Jokowi dengan pasangan barunya. Apakah
pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan seglamor pada periode kedua?
Sidang Kabinet Paripurna pada penghujung tahun 2018 bisa menjadi informasi awal kemana fokus
pembangunan yang akan dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi di periode kedua.
Permasalahan Kependudukan Indonesia
Sumber gambar: ekspektasia.com
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia. Selain itu, jumlah penduduk Indonesia menempati rangking ke 4 terbesar di Dunia setelah China, India dan Amerika Serikat. Letak geografis berupa kepulauan dan banyaknya jumlah penduduk membuat banyak permasalahan yang timbul perihal kependudukan. Permasalahan kependudukan di Indonesia antara lain:
Istimewa, Pemukiman Di Bantaran Sungai Kali Code Yogyakarta
Lingkungan di bantaran sungai kali code Yogyakarta secara umum cukup spesial. Seluruh penduduk disepanjang aliran sungai sangat menjunjung tinggi kebersihan, hal ini terlihat dari bersihnya sungai code dari sampah. Meskipun lahan yang digunakan masih dipertanyakan kepemilikannya, namun ini adalah salah satu pemenuhan hak masyarakat untuk tinggal di pusat perkotaan. Hak untuk mudah mengakses fasilitas yang ada di Yogyakarta.
Sejarah Penduduk Indonesia Menetap Di Malaysia (Tungku Shamsul Bahrin)
1. Pendahuluan
Hasil Sensus Penduduk tahun 1947 menjelaskan bahwa 309.150
orang Indonesia menetap di Malaysia. Sekitar 60 persen merupakan Suku Jawa,
sisanya berasal dari Banjarmasin (Banjar), Makasar (Bugis), Sumatra
(Minangkabau, Korinchi, Mandailing, Aceh dan Palembang), dan Pulau Bawean.
Kumpulan Literatur Review Migrasi
Sumber Gambar: http://genggaminternet.com
Faktor yang Mendorong Migrasi
Monanisa
dkk (2011) meneliti karakteristik para migran yang masuk ke Kabupaten OKU
Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas para migran memiliki
motivasi bermigrasi ke Kabupaten OKU Selatan karena pekerjaan dan
pendapatan. Kebanyakan para migran
berharap mendapatkan pekerjaan atau mendapatakan pendapatan yang lebih besar
dari daerah asal. Penelitian tersebut memberikan informasi bahwa daerah otonom
baru dianggap memiliki peluang lapangan pekerjaan yang lebih luas dan
pendapatan yang lebih besar ketimbang daerah otonom lama. Pembangunan dan
lowongan pekerjaan di pemerintahan maupun swasta dan BUMN menjadi asumsi bagi
para migran bahwa daerah otonom yang baru mekar memiliki kesempatan yang lebih
baik daripada darah asal.
Subscribe to:
Posts (Atom)






